Share fb fb fb

Blog

Connect with us : facebook twitter linked instagram

awards1

Why are People So Affraid to Cut Loss

Kita tahu, jika pasar/market itu penuh dengan ketidakpastian dan tidak ada seorang pun yg bisa menebak arah market 100% benar. Bisa jadi berita/sentiment nya sedang bagus dan marketnya malah turun. Begitu juga sebaliknya. tidak ada satupun indikator yg bisa memberikan kepastian 100%. Bahkan sebuah sistem trading yg sangat canggih pun tidak bisa menebak arah market secara 100% akurat.

Orang yang mengalami posisi ‘nyangkut’ itu sebenarnya.. awalnya melakukan posisi trading akan tetapi harga kemudian bergerak berlawanan dengan arah prediksinya.  Sialnya.. dia tidak melakukan posisi cut loss.  Jadi kemudian, dia merubah posisi trading tersebut menjadi posisi investasi.  Disinilah awal mula, dari sebuah posisi Nyangkut.  

Posisi ‘NYANGKUT’ adalah posisi trading yang kemudian diubah menjadi posisi investasi karena trader tersebut tidak bisa disiplin dalam melakukan cut loss!!!. Posisi ‘nyangkut’.. sebenarnya tidak perlu terjadi apabila anda sudah mengetahui perbedaan antara trading dan investasi.

Apabila Anda sebagai seorang trader melakukan posisi beli berdasarkan suatu prediksi atau rekomendasi, maka Anda sudah akan mengerti bahwa apabila harga bergerak kea rah yang salah, Anda harus segera melakukan posisi cut loss. Jika Anda seorang investor, kenapa takut dengan harga yang turun? Anda kan yakin akan value dibalik perusahaan tersebut.  Tahan saja.  Kalau proses valuasi Anda benar, berarti pada suatu hari nanti, harga akan kembali bergerak naik menuju value yang sudah Anda hitung sebelumnya.  Itu apabila valuasi Anda memang sudah benar.

Sebagai trader, ada resiko yg akan anda terima dari pasar. Resiko ini memang harus anda pahami dan harus bisa anda kelola dengan sebaik-baiknya, karena cut loss itu sebenarnya adalah langkah pertama dalam mengelola resiko Anda sebagai trader.

Source : diambil dari berbagai sumber