Share fb fb fb

Blog

Connect with us : facebook twitter linked instagram

awards1

Valbury Equity - Top Reksa Dana Saham Setahun Terakhir

Valbury Equity & Panin Dana Teladan Jadi Top Reksa Dana Saham Setahun Terakhir.

Setahun terakhir hanya ada 4 reksa dana saham yang memiliki risiko rendah dengan keuntungan (return) yang tinggi.

Bareksa.com – Akibat tekanan di pasar saham tahun lalu, kinerja reksa dana saham jika dipatok jangka waktu setahun masih berada pada teritori negatif. Tapi widget matriks Bareksa, menemukan 4 reksa dana saham yang memiliki risiko rendah dengan keuntungan (return) yang melebihi benchmark-nya.

Berdasarkan matriks tersebut, reksa dana Valbury Equity I menghasilkan return tertinggi dengan 9,13 persen dan risiko sebesar 0,03 persen. Selanjutnya diikuti oleh reksa dana Panin Dana Teladan dengan return 6,04 persen dengan risiko sebesar 0,04 persen. 

Kemudian reksa dana Sam Dana Cerdas dan Grow-2-Prosper memiliki risiko sebesar 0,05 persen dengan return yang dihasilkan masing-masing 4,22 persen dan 1,06 persen.

Padahal setahun terakhir pergerakan pasar saham mengalami penurunan, tercermin pada indeks harga saham gabungan (IHSG) yang bergerak negatif 11,08 persen. 

Hal tersebut tentunya juga ikut mempengaruhi kinerja reksa dana jenis saham—dimana mayoritas aset dari portofolio ditempatkan pada instrumen saham--. Indeks reksa dana saham dalam setahun tercatat bergerak negatif 10,02 persen.

Mari kita mencoba ulas apa penyebab reksa dana yang baru genap setahun tersebut sudah memiliki kinerja yang cukup baik. Salah satunya dengan menelaah isi fund fact sheet reksa dana Panin Dana Teladan.

Reksa dana ini mengalokasikan mayoritas asetnya pada tiga sektor terbesar. Yakni, sektor konsumsi sebesar 36,34 persen, kemudian sektor keuangan sebesar 20,88 persen, dan sektor infrastruktur sebesar 7,98 persen

Berdasarkan pergerakan indeks sektoral, dalam setahun terakhir sektor konsumsi menghasilkan return positif 1,18 persen yang menopang return reksa dana ditengah sektor keuangan dan infrastruktur yang melemah masing-masing 18,29 persen dan 2,57 persen. Artinya kinerja Panin Dana Teladan lebih ditopang oleh pergerakan sektor konsumsi. (np)

sumber : Bareksa.com