Share fb fb fb

Blog

Connect with us : facebook twitter linked instagram

awards1

Saham Pilihan Terbaik Untuk Dana Pendidikan dan Pensiun

Tingginya kenaikkan biaya pendidikan dan inflasi membuat kita harus berinvestasi. Investasi kemana ? Saham salah satunya. Simak 5 alasan kenapa investasi di saham adalah pilihan terbaik untuk dana pendidikan dan dana pensiun.

Menurut sejumlah survei, mayoritas masyarakat masih menempatkan uangnya di tabungan atau deposito. Alasannya, tabungan dan deposito adalah instrumen yang aman. Bunga dari tabungan atau deposito tidak cukup untuk menutupi kenaikkan biaya hidup, apalagi menghadapi kenaikkan biaya sekolah yang makin besar tiap tahun. Secara riil, uang Anda di tabungan tergerus; secara riil nilainya merosot

sebenarnya buat Anda yang ingin imbal hasil lebih tinggi, ada pilihan lain, yaitu: investasi saham. Mari kita lihat apa alasan kenapa perlu berinvestasi di saham. Saham memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya lebih baik dari instrumen lain.

  • Return Saham Tertinggi

Supaya lebih terbayang artinya return ini, misalkan, Anda menempatkan uang Rp 5 juta di awal 2006 maka nilai uang tersebut di akhir 2016 akan menjadi sebesar berikut tergantung jenis instrumen yang dipilih.

Menanamkan di deposito dari 5 juta akan menjadi 8 juta di 2016, di emas nilai menjadi 14 juta sedangkan di saham unggulan uang Anda akan menjadi mencapai 55 juta (Unilever), 45 juta (BCA) atau 30 juta (Astra).

Biaya pendidikan diestimasi naik 10 sd 15% setahun, sedangkan biaya hidup sekitar 7% setahun. Investasi saham memberikan return diatas 20% setahun

  • Bisa Investasi Saham dengan modal kecil

  • Jual Beli Saham Kapan dan Dimana Saja

Sekarang sudah tidak lagi. Sudah ada fasilitas trading online, yang bisa diakses dari laptop, komputer atau handphone. Dengan ini, Anda bisa jual beli saham secara online. Dimana saja dan kapan saja, pemodal bisa mengeksekusi investasi sahamnya.

  • Menjadi Pemilik Perusahaan Besar

Memiliki saham artinya Anda menjadi salah satu pemilik. Dengan berstatus pemilik, Anda berhak menerima pembagian keuntungan, yaitu deviden, yang dibagikan dari laba perusahaan setiap tahun.

Pembagian deviden diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dihadiri oleh pemegang saham. Para pemegang saham akan mendapatkan pemberitahuan dan undangan untuk ikut dalam RUPS.

  • Mudah Dicairkan

Bagaimana jika ingin mencairkan investasi di saham ? Mudah dan cepat pencairannya. Investor harus melakukan order jual melalui sistem perdagangan online. Setelah terjadi  transaksi, dalam waktu 3 hari sejak transaksi, T+3, dana hasil penjualan akan masuk ke rekening dana investor (RDI). Atas dana di RDI, investor bisa memilih: (1) ingin menggunakan untuk transaksi saham lain, maka dana tetap disitu atau (2) mencairkan dana tersebut, maka perlu menuliskan perintah di sistem kemana dana ditransfer.

 

Apakah investasi saham itu aman ? Bagaimana resikonya  ?

Hukum investasi adalah high riskhigh return. Return yang tinggi memiliki resiko yang tinggi. Hukum ini berlaku pula dalam investasi saham. Artinya, tingginya keuntungan investasi saham yang tinggi mendatangkan besarnya risiko.

Namun, tingginya resiko saham tersebut bisa dikelola dengan melakukan sejumlah langkah. Apa saja langkah tersebut ? :

  • Investasi untuk Jangka Panjang
  • Paham Analisa Saham

Return saham memang menggiurkan tapi resikonya juga tidak kecil. Oleh sebab itu, Anda wajib memiliki pemahaman yang solid soal bagaimana cara investasi di saham supaya tidak kejeblos.

Pastikan Anda memahami dengan benar saham – saham yang akan dibeli sebelum terjun. Jangan hanya ikut-ikutan karena jika itu yang Anda lakukannya, resikonya sangat sangat besar.

  • Diversifikasi Investasi

Lakukan diversifikasi, yaitu “don’t put your eggs in one basket”. Karena tidak bisa memprediksi kondisi kedepan dengan akurat, pilihannya adalah menyebar resiko. Artinya, Anda tidak bisa menggantungkan pada investasi saham namun menyebar di instrumen lain seperti Reksadana Pendapatan Tetap, Emas atau lainnya. Dalam membeli saham tidak boleh hanya 1 saham, namun beberapa saham sehingga jika satu saham anjlok masih ada saham lainnya. Diversifikasi melindungi invetasi Anda dari terpaan fluktuasi harga saham.            

sumber : duwitmu.com