Share fb fb fb

Blog

Connect with us : facebook twitter linked instagram

awards1

Rahasia No 1 Jim Cramer Selalu Bisa Outperform Market

Jim Cramer adalah tv host acara Mad Money di CNBC dan co-founder TheStreet , Inc. Sebelumnya beliau bekerja sebagai manager hedge fund dari tahun 1988 sampai dengan tahun 2001, dimana hedge fund tersebut hanya pernah mengalami satu tahun negative return (yaitu di 1998). Average annual return Cramer selama 13 tahun sebagai hedge fund manager adalah 24%.

Menurut Cramer, kesalahan terbesar kebanyakan investor adalah berpikir bahwa mereka harus selalu menginvestasikan uang mereka 100% di market. Bahkan beberapa money managers pernah berkata kepada beliau bahwa mereka seharusnya memasukkan semua uang mereka ke dalam pasar saham.

Ini sangat tidak benar!

Memiliki cash on hand ketika market sedang koreksi adalah kunci utama untuk melindungi portofolio. Kadang kala market tidak berada di dalam kondisi yang kondusif dan hal terbaik yang bisa kita lakukan adalah menunggu sambil memegang cash. “Bahkan, salah satu alasan utama performa saya sebagai seorang money manager lebih baik dibandingkan orang lain adalah karena adanya saat-saat penting dimana portofolio saya sebagian besar adalah cash,” ucap sang host dari Mad Money ini.

Cash adalah alat hedging paling utama dan alat investasi yang paling diremehkan. Setiap kali Cramer melihat market mulai memaku, dia mulai menjual secara perlahan dan membangun persediaan cash. Dia mempraktekkan “sell on strength and buy on weakness” .  Jika tidak, Cramer sering melihat investor menjual saham saham mereka yang memberikan hasil hanya supaya mereka bisa terus memegang saham mereka yang tidak memberikan hasil. Meskipun demikian, investor tetap harus mengetahui situasi situasi yang akan menyebabkan pasar bursa jatuh dan mereka harus siap untuk koreksi market.

Memiliki cash di kantung anda bisa jadi perbedaan antara memegang saham bagus dan saham kurang bagus di portofolio anda, dan memiliki portofolio yang kuat adalah kunci untuk bisa bertahan saat market koreksi.

Source: cnbc.com