Share fb fb fb

Blog

Connect with us : facebook twitter linked instagram

awards1

Mengenal Naik, Turun, Flat, atau Mixed

Dalam artikel sebelumnya kita telah membahas mengenai Harga Open, High, Low dan Close.

Nah artikel yang ini akan mengenalkan mengenai kata-kata yang sering sekali di gunakan dalam pasar modal. Naik, turun, flat, atau mixed (bervariasi) adalah kata-kata yang paling sering digunakan untuk menggambarkan pergerakan harga. kata-kata tersebut adalah kata-kata yang sifatnya kualitatif.  Tidak menunjukkan suatu jumlah yang pasti.

Sebagai contoh: IHSG hari ini ‘anjlok’ sebesar 3,126 poin (-0.08%), dan terakhir berada pada posisi 4704,231.  Membaca kata ‘anjlok’, seorang pembaca pasti sudah membayangkan bahwa penurunan yang terjadi sudah sedemikian besar. Tapi ternyata kata-kata ‘anjlok’ itu hanya digunakan untuk menggambarkan sebuah koreksi tipis.

Bila diasumsikan dengan kuantitatif, berikut gambaran ilustrasinya :

  • Naik menggambarkan IHSG bergerak positif diatas 1% dan posisi penutupan naik diatas 1%.
  • Flat-Naik menggambarkan IHSG yang cenderung bergerak naik, tapi dengan posisi penutupan yang cenderung positif, tapi masih kurang dari 1%.
  • Mixed menggambarkan IHSG bergerak dalam kisaran -1% hingga +1%, dengan posisi penutupan sulit untuk diprediksikan sebelumnya.
  • Flat-Turun menggambarkan IHSG yang cenderung bergerak turun, tapi dengan posisi penurunan yang lebih kecil dari 1%.
  • Turun menggambarkan IHSG yang bergerak dalam area negatif, dengan posisi penutupan yang turun lebih dari 1%

Sebagai pembaca, anda sebaiknya juga lebih berhati-hati dalam membaca.  Jika melihat tulisan pergerakan harganya, perhatikan ‘angka’-nya, naik atau turun berapa poin atau berapa persen.  Jangan hanya membaca tulisan, karena itu bisa saja menyesatkan Anda.

sumber : rencanatrading.com