Share fb fb fb

Blog

Connect with us : facebook twitter linked instagram

awards1

Karakteristik Masing-masing Sektor Saham (Bag.2)

Pada artikel sebelumnya kita sudah membahas karakteristik saham di sektor agriculture, finance, mining dan infrastructure. berikutnya dalam artikel ini ini akan bahas karakteristik saham di sektor-sektor lainnya.

Karakteristik Saham Sektor Consumer Good Industry

Seperti yang sudah kita sebutkan diatas, saham di sektor ini adalah saham yang sangat tahan banting terhadap segala macam kondisi ekonomi, entah itu negara dalam kondisi ekonomi yang baik atau pun sedang dalam kondisi krisis sekalipun, karena semua orang pasti akan tetap membutuhkan produk-produk yang dihasilkan oleh lini usaha ini (seperti beras, sabun, obat-obatan dan lain sebagainya). Sehingga jika kita simpulkan maka saham sektor ini mempunyai karakteristik,

  • Termasuk saham yang tahan banting di segala kondisi ekonomi sehingga bisa dimasukkan kedalam kelompok saham defensive untuk investasi jangka panjang (menjadi saham didalam portofolio Anda). Hal ini terjadi karena produk yang dihasilkan oleh mereka adalah produk dalam kategori kebutuhan primer.
  • Semakin banyak jumlah penduduk Indonesia maka semakin besar peluang keuntungan yang akan didapat oleh saham dikelompok ini karena semakin besar peluang permintaan (demand) terhadap produk-produk mereka.
  • Untuk industri rokok, meskipun banyak sekali larangan merokok namun masih saja banyak orang yang merokok karena rokok sudah menjadi kebutuhan orang banyak kecuali mereka yang merokok telah sadar akan keuntungan dan kerugian yang didapat ketika merokok ternyata lebih banyak kerugiannya dibandingkan keuntungannya.

Karakteristik Saham Sektor Basic Industry dan Chemical

Disebut Basic Industry (Industri Dasar) karena mereka menghasilkan produk dasar yang akan diolah lebih lanjut menjadi produk lanjutan. Dan lini usaha ini bisa kita sebut sebagai lini usaha hilir. Misalkan saja sub sektor semen yang menghasilkan produk dasar berupa semen yang selanjutnya akan digunakan untuk membangun rumah, gedung, atau fasilitas lainnya. Sehingga secara garis besar saham di sektor ini mempunyai karakteristik,

  • Besarnya penjualan produknya tergantung dengan perkembangan sektor lainnya misalkan saja sektor properti atau infrastruktur yang dapat berasal dari pihak swasta atau pemerintah. Misalkan saja industri semen, semakin banyak proyek infrastruktur yang dicanangkan oleh pemerintah maka semakin meningkat jumlah penjualan semen dan berlaku juga sebaliknya. Dan hal ini tidak hanya berlaku untuk sub sektor semen tetapi juga berlaku untuk sub sektor lainnya.
  • Terpengaruh nilai pertukaran pasangan mata uang Rupiah terhadap US Dollar karena ada beberapa emiten yang bahan dasarnya diperoleh dari impor. Sehingga semakin rendah nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar maka semakin besar beban produksi.

Karakteristik Saham Sektor Property, Real Estate, dan Building Construction

Jika kita lihat daftar saham di sektor ini yang paling dominan adalah sub sektor properti dan real estate yaitu mereka yang menjual perumahan, menyewakan gedung, menjual apartemen, menjual ruko dan lain sebagainya. Mereka ini mempunyai karakteristik,

  • Sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi [tingkat suku bunga, inflasi, pendapatan perorangan] di Indonesia, semakin baik kondisi ekonomi maka semakin besar peluang penjualan mereka karena banyak orang atau instansi yang mampu membeli produk mereka.
  • Bisa dikatakan juga adalah sektor yang langsung merasakan dampak pertama kali ketika ada kenaikan suku bunga atau inflasi. Karena kebanyakan dari mereka menggunakan pinjaman BANK sebagai modal kerjanya begitu juga dengan pembelinya [termasuk Saya, dengan skema KPR].
  • Untuk saham building construction didominasi oleh perusahaan pemerintah (seperti WIKA, ADHI, WSKT, WTON) sehingga semakin banyak proyek pemerintah yang dilaksanakan khususnya program pembangunan infrastruktur maka semakin besar peluang keuntungan mereka karena yang pasti merekalah yang akan mengerjakan proyek pemerintah tadi dengan menggandeng kontraktor lainnya. 

                                     

Sumber : belajarcuan.com