Share fb fb fb

Blog

Connect with us : facebook twitter linked instagram

awards1

Indonesia Top 100 Most Valuable Brands 2016

Dalam majalah SWA terbaru, menampilkan 100 merek dengan nilai tertinggi, yang valuasinya dilakukan oleh Brand Finance Plc, lembaga konsultan penilaian merek yang bermarkas di London, Inggris. Untuk melakukan valuasi, Brand Finance membutuhkan akses ke data keuangan perusahaan. Dan, data keuangan yang bisa diketahui publik adalah yang dimiliki perusahaan yang sudah mencatatkan sahamnya di bursa efek.

Hasil pemeringkatan Indonesia’s 100 Most Valuable Brands 2016, seperti tahun-tahun sebelumnya, memang ada sejumlah merek yang sangat menonjol nilainya. Di industri telekomunikasi, ada Telkom Indonesia yang nilai mereknya mencapai US$ 2,62 miliar (turun 7% dibandingkan dengan tahun lalu) yang berada di peringkat pertama. Kemudian, di industri rokok ada Sampoerna (US$ 2,07 miliar) dan Gudang Garam (US$ 1,85 miliar), serta di industri perbankan ada Bank Mandiri (US$ 1,83 miliar), Bank Rakyat Indonesia (BRI, sebesar US$ 1,59 miliar) dan Bank Central Asia (BCA, US$ 1,14 miliar). Sementara, banyak merek lain yang nilainya jauh di bawahnya. Tak mengherankan, 10 merek dengan nilai tertinggi berkontribusi sebesar 63% terhadap nilai total 100 merek yang masuk dalam peringkat tersebut.

Dengan adanya peringkat merek berdasarkan nilainya ini, perusahaan bisa melihat posisi nilai merek-merek yang dimilikinya. Dan, muaranya adalah memotivasi mereka untuk terus berupaya membangun merek yang kuat dan bernilai tinggi melalui inovasi dan terobosan strategi bisnis.

Pemeringkatan ini hanya bisa dilakukan terhadap merek-merek, baik corporate brand maupun product brand, yang dimiliki perusahaan publik (terdaftar di Bursa Efek Indonesia). Karena perusahaan-perusahaan tersebut terdaftar di Bursa Efek Indonesia, Anda bisa menjadi bagian dari kepemilikan perusahaan tersebut dengan cara membeli sahamnya.

Nah, untuk tahu lebih detail bagaimana cara membeli sahamnya, bisa hubungi kami atau Helpdesk di 021-255 33 755