Share fb fb fb

Blog

Connect with us : facebook twitter linked instagram

awards1

Darimana dan Mengapa Trader Harus Tahu Candlestick ?

Grafik batang lilin (candlestick) adalah jenis grafik yang umum dipakai dalam perdagangan saham, forex dan komoditas. Disebut grafik batang lilin (candlestick) karena grafik ini mempunyai garis-garis yang menyerupai batang lilin. Grafik candlestick menampilkan harga pembukaan (open), harga tertinggi (high), harga terendah (low) dan harga penutupan (close). Bentuk candlestick terlihat seperti sebuah balok dengan bentuk khusus,

 

Ada dua warna yang bisa digunakan, misalnya hijau dan merah, atau hitam dan putih. Gambar di atas, yang berwarna hijau menunjukkan harga penutupan lebih tinggi dari harga pembukaan (positif), sedangkan warnah merah adalah harga penutupan lebih rendah dari harga pembukaan (negatif). 

Komposisi bentuk candlestick sendiri terdiri dari badan (body candle) dan ekor (shadow). Bila ekor atau garis berada di atas body candle, maka disebut upper shadow, sedangkan bila ekor atau garis berada di bawah body candle, maka disebut lower shadow.

Sejarah Candlestick Chart dan Munehisa Honma

Grafik candlestick adalah metode yang dikembangkan oleh Munehisa Honma, seorang trader komoditas beras pada abad ke-18 di Jepang. Sedangkan orang yang mempopulerkan grafik candlestick di dunia barat yaitu Steven Nison. Munehisa Honma adalah salah satu di antara orang Jepang pertama yang paling terkenal dalam mempergunakan data harga masa lampau untuk memprediksi pergerakan-pergerakan harga di masa depan. Dia mengumpulkan sebuah trading keberuntungan yang besar di pasar beras selama abad ke-18.

Honma diberi kewenangan untuk mengontrol bisnis keluarganya di tahun 1750, dia memulai trading pada bursa komoditas beras lokalnya di kota pelabuhan Sakata. Kota pelabuhan Sakata merupakan sebuah wilayah pengumpulan dan pengiriman beras. Honma mulai mencatat pergerakan-pergerakan harga beras pada sebuah kertas. Dia menarik pola harga pada kertas perkamen padi, mencatat harga pembukaan (open), harga tertinggi (high), harga terendah (low), dan harga penutupan (close) setiap hari. Honma mulai melihat pola dan sinyal berulang di balok-balok harga yang dia gambar dan segera mulai memberinya nama seperti pada nama pola grafik candlestick yang kita kenal sekarang

Grafik candlestick inilah yang ditemukan oleh Steve Nison saat berkenalan dengan seorang pialang warga Jepang pada tahun 1987, dan mulai diperkenalkan ke dunia barat melalui buku ”Japanese Candlestick Charting Techniques

Fungsi dan Keunggulan Candlestick Chart

Pada umumnya trader suka menggunakan grafik candlestick karena dengan melihat grafik ini, trader lebih mudah dan cepat saat melakukan analisis karena lebih mudah dilihat dan dipahami. Grafik candlestick sangat mudah dibaca, karena selain bisa menggunakan dua warna berbeda, candlestick memiliki kelebihan lain yaitu mampu menampilkan psikologi pasar dengan lebih mudah dan jelas dibanding grafik garis maupun diagram batang

Secara psikologisnya, candlestick digunakan untuk mengetahui tekanan yang dilakukan oleh pembeli atau penjual. Pada akhir periode tertentu adu kekuatan tekanan itu akan terlihat pada panjang body dan shadow-nya, seperti contoh:

  1. Body putih/biru panjang, menunjukkan bahwa dari awal hingga akhir periode dikuasai oleh pembeli tanpa perlawanan berarti dari penjual.

  2. Body hitam/merah panjang, menunjukkan bahwa dari awal hingga akhir periode dikuasai oleh penjual tanpa perlawanan berarti dari pembeli.

  3. Shadow panjang di bawah body, menunjukkan bahwa pada awalnya penjual mendominasi namun pada perjalanannya sampai akhir periode, pembeli memberikan perlawanan yang kuat sehingga harga berbalik arah.

  4. Shadow panjang di atas body, menunjukkan bahwa pada awalnya pembeli mendominasi namun pada perjalanannya sampai akhir periode, penjual memberikan tekanan yang kuat sehingga harga berbalik turun

Pahami Sebelum Anda Menggunakannya

Beberapa puluh tahun yang lalu, orang-orang masih belum memahami adanya grafik candlestick sebagai media yang memudahkan untuk analisis teknikal. Sekarang ini grafik candlestick sudah sangat mendunia hingga hampir tidak ada satupun perangkat trading yang tidak menampilkan grafik ini sebagai pilihan tampilannya, dikarenakan beberapa keunggulan grafik ini untuk mengkomunikasikan psikologi pasar dengan lebih mudah dan jelas. Namun sebelum memulai trading, Anda sebaiknya memahami kegunaan grafik tersebut baru bisa menggunakannya secara optimal.