Share fb fb fb

Blog

Connect with us : facebook twitter linked instagram

awards1

Apakah Investasi Saham Itu Sama Dengan Judi?

Banyak orang merasa bahwa investasi saham itu seperti judi. Ini merupakan kesalahpahaman yang sangat umum.

Mengapa banyak orang memiliki persepsi salah ini? Ada beberapa alasan:

  • Pertama karena tidak ada pertukaran barang fisik pada saat jual/beli saham – sekarang ini investasi saham sangatlah mudah: dengan internet dan akun di salah satu sekuritas, Anda sudah tersambung ke pasar saham dan bisa bertransaksi.
  • Kedua, banyak orang jual beli saham seperti mereka berjudi – pilih perusahaan mana yang ingin dibeli lalu berharap semoga harganya naik. Dan seperti kebanyakan orang berjudi, orang yang bertransaksi saham seperti ini umumnya merugi.

Menurut Fatwa No. 80/DSN-MUI/III/2011, investasi saham di Bursa Efek Indonesia dianggap sesuai syariah apabila hanya melakukan jual-beli saham syariah dan tidak melakukan transaksi yang dilarang secara syariah – yaitu transaksi spekulativ, transaksi yang dilakukan tanpa menggunakan analisa, riset atau pengetahuan. Saham-saham syariah yang dimaksud ada di dalam Daftar Efek Syariah (DES) dan Jakarta Islamic Index (JII).

Untuk summary, berikut hal-hal yang membedakan trading saham dan berjudi:

  1. Saham sudah disahkan secara hukum. Perusahaan – perusahaan sekuritas yang resmi pun memiliki ijin perdagangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
  2. Bermain saham tidak hanya membutuhkan keberuntungan, namun juga membutuhkan keahlian dalam menganalisis suatu saham khusu dan mengikuti perkembangan perusahaan yang akan dibeli sahamnya.
  3. MUI sudah mengeluarkan Fatwa Halal untuk berinvestasi di pasar modal.
  4. Dari 519 saham yang terdaftar di BEI, 317 adalah saham syariah.

Semoga penjelasan ini membantu Anda